Pelita iDigital

Media Teknologi dan Informasi Digital Terkini

Rutin Minum Kopi Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Usus, Ini Penjelasannya

Rutin Minum Kopi Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Usus, Ini Penjelasannya

Rutin Minum Kopi Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Usus

Kopi menjadi minuman favorit banyak orang, terutama di pagi hari. Kandungan kafein di dalamnya membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa kantuk. Namun, manfaat kopi ternyata tidak berhenti di situ. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi juga berpengaruh positif terhadap kesehatan usus.


Studi: Kopi Berpengaruh pada Mikrobiota Usus

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Microbiology (2024). Mengutip Food & Wine, para peneliti menganalisis 22.867 sampel feses dari peserta untuk memahami dampak kopi terhadap bakteri usus.

Mereka membagi peserta menjadi tiga kelompok berdasarkan frekuensi konsumsi kopi:

  1. Tidak pernah minum kopi — kurang dari 3 cangkir per bulan.
  2. Peminum sedang — 3 cangkir per bulan hingga 3 cangkir per hari.
  3. Peminum berat — lebih dari 3 cangkir per hari.

Hasilnya, kelompok peminum sedang dan berat memiliki lebih banyak spesies bakteri menguntungkan, termasuk L. asaccharolyticus.

Baca Juga: Netanyahu Perintahkan Serangan Dahsyat ke Gaza Usai Hamas Langgar Gencatan Senjata


Peran Bakteri Baik untuk Pencernaan

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, bakteri L. asaccharolyticus membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
Bakteri ini mendukung pertumbuhan mikroba baik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan usus.

Thomas M. Holland, seorang peneliti medis, mengatakan bahwa bakteri tersebut membantu memecah senyawa kopi seperti asam kinat.

“Senyawa hasil pemecahan ini, bersama polifenol dan katekin, dapat mengurangi peradangan dan mendukung metabolisme,” ujarnya dikutip dari Medical News Today.


Senyawa Kopi yang Berfungsi sebagai Prebiotik

Kopi mengandung polifenol dan asam klorogenat yang berfungsi sebagai prebiotik alami. Zat ini menciptakan lingkungan ideal bagi mikroba baik di usus.
Oleh karena itu, minum kopi dalam jumlah wajar bisa membuat flora usus lebih beragam dan kuat.

Selain itu, penelitian juga menyebutkan bahwa menambahkan susu atau gula secukupnya tidak mengurangi manfaat kopi bagi usus. Jadi, kamu tetap bisa menikmati cita rasa kopi favorit tanpa khawatir kehilangan khasiatnya.


Batas Aman Konsumsi Kopi

Walau menyehatkan, ahli tetap mengingatkan agar tidak berlebihan.
Profesor Michael Caplan dari University of Chicago menegaskan,

“Cukup satu atau dua cangkir kopi per hari sudah cukup untuk mendukung kesehatan usus Anda.”

Anjuran ini sesuai dengan rekomendasi FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS), yang membatasi asupan kafein hingga maksimal 400 mg per hari, atau sekitar empat cangkir kopi seduh.


Kesimpulan

Dengan konsumsi teratur dan takaran wajar, kopi bukan hanya penambah energi, tetapi juga sahabat bagi kesehatan usus. Kandungan prebiotik alaminya membantu menumbuhkan bakteri baik, menjaga pencernaan tetap seimbang, dan bahkan menurunkan risiko penyakit kronis.