Dari Gerobak ke Restoran, TikTokers Ello MG Sukses Kembangkan Oseng Telur Viral
TikTokers populer Ello MG, yang memiliki lebih dari 9,7 juta pengikut, kini resmi membuka restoran pertamanya bernama Oseng Sendok di Ciledug, Tangerang. Pembukaan dilakukan pada Sabtu (18/10) dan menjadi bukti kesuksesannya berkolaborasi dengan Pewlin, rekan bisnisnya yang juga kreator kuliner.
Awal Mula dari Gerobak Oseng Endok yang Viral
Kisah usaha ini bermula dari gerobak Oseng Endok milik Pewlin yang sempat viral di media sosial. Ello tertarik setelah mencicipi masakan Pewlin dan melihat potensi besar untuk dikembangkan.
“Waktu itu dia mention aku di TikTok, aku datangi dan coba makanannya. Rasanya enak banget dan layak dijadikan menu restoran,” ujar Ello saat grand opening di Jl. KH. Hasyim Ashari nomor 9K, Ciledug.
Baca Juga: Nicolas Sarkozy Dihukum 5 Tahun Penjara atas Kasus Dana Kampanye Libya
Transformasi dari Gerobak ke Restoran Modern
Setelah tertarik dengan cita rasa unik tersebut, Ello memutuskan untuk mengakuisisi dan mengubah konsep gerobak menjadi restoran modern. Perubahan dilakukan pada konsep, tampilan, variasi menu, hingga riset rasa.
Ia mengklaim kualitas rasa meningkat hingga 80 persen dibanding versi awal.
Harga Terjangkau, Rasa Tetap Juara
Meski tampil modern, harga menu di restoran ini tetap ramah di kantong. Jika dulu dijual Rp15 ribu, kini menu termurah hanya Rp13 ribu.
“Kami ingin semua orang bisa mencoba dan pasti balik lagi,” ujar Ello.
Bekerja Sama dengan Sambal Bakar Indonesia
Dalam operasionalnya, Oseng Sendok bekerja sama dengan grup Sambal Bakar Indonesia dan menerapkan sistem dapur pusat dengan standar khusus.
Menu andalan restoran ini adalah nasi oseng endok guyur, disusul oseng cumi ireng balakutak, oseng iga mercon, oseng tunjang gongso, oseng ceker jeletot, dan krecek gudekan.
Ciri khasnya terletak pada penyajian menggunakan alas daun jati, yang menambah aroma dan cita rasa autentik.
Menu Favorit dan Cita Rasa Khas Indonesia
Ello mengaku paling menyukai menu tunjang dengan nasi daun jeruk.
“Biasanya tunjang cuma ada di nasi padang, tapi di sini kami buat versi yang lebih ringan dan khas Indonesia. Rasanya gurih, segar, dan aromanya wangi daun jeruk,” jelasnya.
Optimistis dengan Ekspansi Bisnis dan Cabang Baru
Secara bisnis, Ello optimistis restoran ini akan berkembang pesat. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pembukaan. Ia bahkan berencana membuka dua hingga tiga cabang baru serta merambah produk siap saji (FMCG).
“Hari pertama aja sudah ramai banget. Kuncinya tetap satu: rasa harus enak. Kalau enak, orang pasti balik lagi,” pungkasnya.















